Catatan :

Pages

Recent Posts

Terima kasih sudah berkunjung jangan lupa like dan share

Labels

My Websites

Total Pageviews

Admin

Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan

Penerapan Sifat Kolegatif Larutan Dalam Kehidupan



1. Membuat Campuran Pendingin
Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh dibawah 0oC. Cairan pendingin digunakan pada pabrik es, juga digunakan untuk membuat es putar. Cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam kedalam air.
Pada pembuatan es putar cairan pendingin dibuat dengan mencampurkan garam dapur dan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu. Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sedangkan suhu

Aplikasi Larutan Buffer/penyangga dalam Kehidupan Sehari-hari



Buat apa sih belajar tapi gak dipake? Pertanyaan ini tuh selalu muncul di otak gue tiap ngadepin pelajaran yang bikin gue mabok 3 x 24 jam. Dan mungkin kawan-kawan semua juga ngerasain hal yang sama ya? #soktau.
       Tapi ternyata gak kita sadarin sesuatu yang wajib kita pelajarin tuh emang berguna banget bro! Contohnya aja kimia deh. Biarpun itu pelajaran bikin pusing tapi kimia penting banget! Naaaah, kali ini gue bakal bahas salah satu manfaat mempelajari kimia, yaitu aplikasi larutan buffer dalam kehidupan sehari-hari..

Menghafal Tabel Priodik Dengan Cepat



golongan IA : H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr
cara hafal: 
  • Hai LiNa Kau Rebut Calon Suami Fransiska
  • Hari Libur Nanti Kita Rbut Celana Si Feri
  • Haji Lina Kawan Rubi Cs frans
  • Hiiii... Lina Kok RaiB! Calon Suaminya FRustasi!
  • Haji Lina Naik Kuda Rebutan Ciuman sama Frans
  • Hai Lina Kau Rebut Cinta Su, ci Fredy
  • Halina Karo Robi Cs-se Francis
  • HaLiNa Kawin Rubi Cs Frustasi
golongan IIA : Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra
cara hafal:
  • Beli Mangga Casih Sribu Balik Ratusan
  • Bemo Mogok Cari Sero Bawa Randa
  • Beri Mangan Cari Sri Baginda Raja
  • Bebek Mangan Cacing Seret Banget Rasane
  • Bebek Mangan Cacing kesrempet Ban Radial
  • Beli Mangga Campur Sirsak Bagi Rata.

Teori asam basa Brønsted–Lowry

Dalam kimiateori Brønsted-Lowry adalah teori mengenai asam basa yang digagaskan oleh Johannes Nicolaus Brønsted dan Thomas Martin Lowrypada tahun 1923 secara terpisah.[1][2] Dalam teori ini, asam Brønsted didefinisikan sebagai sebuah molekul atau ion yang mampu melepaskan atau "mendonorkan" kation hidrogen (proton, H+), dan basa Brønsted sebagai spesi kimia yang mampu menarik atau "menerima" kation hidrogen (proton)

Ketika sebuah senyawa yang berperilaku seperti asam mendonorkan proton, haruslah terdapat basa yang menerima proton tersebut. Sehingga konsep asam basa Brønsted–Lowry dapat didefinisikan sebagai reaksi:
Asam + Basa is in equilibrium with basa konjugat + asam konjugat.
Basa konjugat adalah ion atau molekul yang dihasilkan setelah asam kehilangan protonnya, sedangkan asam konjugat adalah spesi yang dihasilkan ketika basa menerima proton. Reaksi ini bersifat reversibel dan dapat berjalan terbalik maupun ke depan.

Model Atom Bohr

Model atom Rutherford tidak bisa menerangkan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom akibat gaya tarik elektrostatis inti terhadap elektron. Dalam ilmu pengetahuan, ketidakmampuan suatu model menerangkan fakta-fakta yang ada menunjukkan bahwa model atom menurut Rutherford belum sempurna.

Model Atom Dalton

Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa "Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi". Sedangkan Prouts menyatakan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap". Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan

Penerapan Sifat Kolegatif Larutan Dalam Kehidupan

|


1. Membuat Campuran Pendingin
Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh dibawah 0oC. Cairan pendingin digunakan pada pabrik es, juga digunakan untuk membuat es putar. Cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam kedalam air.
Pada pembuatan es putar cairan pendingin dibuat dengan mencampurkan garam dapur dan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu. Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sedangkan suhu
Read More

Aplikasi Larutan Buffer/penyangga dalam Kehidupan Sehari-hari

|


Buat apa sih belajar tapi gak dipake? Pertanyaan ini tuh selalu muncul di otak gue tiap ngadepin pelajaran yang bikin gue mabok 3 x 24 jam. Dan mungkin kawan-kawan semua juga ngerasain hal yang sama ya? #soktau.
       Tapi ternyata gak kita sadarin sesuatu yang wajib kita pelajarin tuh emang berguna banget bro! Contohnya aja kimia deh. Biarpun itu pelajaran bikin pusing tapi kimia penting banget! Naaaah, kali ini gue bakal bahas salah satu manfaat mempelajari kimia, yaitu aplikasi larutan buffer dalam kehidupan sehari-hari..

Read More

Menghafal Tabel Priodik Dengan Cepat

|


golongan IA : H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr
cara hafal: 
  • Hai LiNa Kau Rebut Calon Suami Fransiska
  • Hari Libur Nanti Kita Rbut Celana Si Feri
  • Haji Lina Kawan Rubi Cs frans
  • Hiiii... Lina Kok RaiB! Calon Suaminya FRustasi!
  • Haji Lina Naik Kuda Rebutan Ciuman sama Frans
  • Hai Lina Kau Rebut Cinta Su, ci Fredy
  • Halina Karo Robi Cs-se Francis
  • HaLiNa Kawin Rubi Cs Frustasi
golongan IIA : Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra
cara hafal:
  • Beli Mangga Casih Sribu Balik Ratusan
  • Bemo Mogok Cari Sero Bawa Randa
  • Beri Mangan Cari Sri Baginda Raja
  • Bebek Mangan Cacing Seret Banget Rasane
  • Bebek Mangan Cacing kesrempet Ban Radial
  • Beli Mangga Campur Sirsak Bagi Rata.
Read More

Teori asam basa Brønsted–Lowry

|
Dalam kimiateori Brønsted-Lowry adalah teori mengenai asam basa yang digagaskan oleh Johannes Nicolaus Brønsted dan Thomas Martin Lowrypada tahun 1923 secara terpisah.[1][2] Dalam teori ini, asam Brønsted didefinisikan sebagai sebuah molekul atau ion yang mampu melepaskan atau "mendonorkan" kation hidrogen (proton, H+), dan basa Brønsted sebagai spesi kimia yang mampu menarik atau "menerima" kation hidrogen (proton)

Ketika sebuah senyawa yang berperilaku seperti asam mendonorkan proton, haruslah terdapat basa yang menerima proton tersebut. Sehingga konsep asam basa Brønsted–Lowry dapat didefinisikan sebagai reaksi:
Asam + Basa is in equilibrium with basa konjugat + asam konjugat.
Basa konjugat adalah ion atau molekul yang dihasilkan setelah asam kehilangan protonnya, sedangkan asam konjugat adalah spesi yang dihasilkan ketika basa menerima proton. Reaksi ini bersifat reversibel dan dapat berjalan terbalik maupun ke depan.
Read More

Model Atom Bohr

|
Model atom Rutherford tidak bisa menerangkan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom akibat gaya tarik elektrostatis inti terhadap elektron. Dalam ilmu pengetahuan, ketidakmampuan suatu model menerangkan fakta-fakta yang ada menunjukkan bahwa model atom menurut Rutherford belum sempurna.
Read More

Model Atom Dalton

| Tidak ada komentar
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa "Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi". Sedangkan Prouts menyatakan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap". Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
Read More